Rencana Sempurna yang Berakhir di Depan TV

Jumat, Juni 14, 2013

Mengenaskan. Seorang gadis yang sudah rela tidak menggunakan uang jajannya dengan seharusnya selama satu tahun lebih untuk kembali bertemu dengan sang idola, berakhir duduk di depan TV dengan kacamatanya setelah memberanikan diri untuk minta jatah oleh sang kakek. 

Yap! Gue yang tadinya udah on fire dan yakin setengah mampus bakalan kembali nonton Super Show, akhirnya harus menahan amarah entah pada siapa. Ga ada yang bisa dikambing hitamkan sebenernya. Awalnya gue dikasih tau kalau UAS itu baru mulai tanggal 10 sesuai dengan apa yang di-print di kalender pendidikan yang terpampang nyata di ruang wakasek. Dan ternyata... semua itu palsu! Pembohong! Kedok! Pura-pura! Entah kata-kata apa lagi yang cocok untuk memaki-maki si pembuat kalender pendidikan ini hurrr. Tepat sehari sebelum online sale dibuka, gue denger bisik-bisik tetangga dari waka kurikulum yang emang lagi ngomongin tentang masalah kapan UAS. Dan, iya aja UAS dimajuin jadi tanggal 3. Dan gue cuma lemes di tempat sambil bersumpah-sumpah hasemeleh-hasemeleh ria. SURAM! 
Malemnya, gue langsung telepon mama berbekal mental beton yang gue punya untuk dapet kemungkinan terburuk yang bakal terjadi.

"Halo, Ma."
"Iya, ada apa? Tumben?"
"Mmm... Ini... Mmm... Aku mau nonton, tapi tanggal 3. Sedangkan, UAS-nya dimajuin jadi tanggal 3. Boleh ga?"
Dengan respon kecepatan kilat mama langsung bilang, "Ga! Ga! Ga! Nanti papamu marah-marah. Lagi juga ga bakalan diizinin kan dari pihak sekolah. Orang lagi UAS masa kamu nonton? Pasti dimarahin nanti!"
"Jadi... ga boleh nih?" Gue nanya lagi dengan lemesnya. Bagai Squidward yang meleleh kena sinar matahari.
"Ga! Ga usah deh. UAS aja dulu. Abangmu aja... blablabla. Nanti aja kalo udah kuliah baru, kan lebih gampang... blablabla."

Akhirnya rencana gue yang nyaris sempurna itu musnah karena satu kata... UAS! 


Sebelumnya, gue mau bilang makasih dulu nih sama Ledi yang udah berbaik hati ngingetin soal broadcast SS5 Jakarta yang bakalan tayang Senin malam kemaren (10/5). Padahal gue ga ada inget sama sekali. Gue terlalu careless atau mungkin sakit hati untuk nonton mereka via TV tanpa melihat wujud aslinya T_T 

Setelah puas bermain-main dengan avatar cocogirl tercinta gue sambil nunggu jam menunjukkan angka 22.15 akhirnya gue beranjak dari zona nyaman gue di kamar bersama laptop bajakan ini, pindah ke ruang depan sudah siap dengan kacamata. Sebenernya ini ga gue sebut juga udah pada tau kali yah? Indonesia gitu. Iklan di mana-mana bilangnya jam 22.15,  gue udah stay tune di depan situ dari jam 22.10 berharap ga ada kata ngaret atau semacamnya. Tapi, semua itu hanya harapan kosong dan ternyata broadcast ini baru mulai sekitar jam 22.35 waktu rumah gue tepat setelah sinetron entah apa itu namanya --gue ga tau dan ga mau tau-- yang mencoba untuk menipu semua penonton yang mereka pikir telalu bodoh dengan perut hamil kotak yang sangat palsu terbuat dari bantal kursi LOL.


As always, broadcast kali ini dimulai dengan opening VCR yang action banget dan sayangnya gue ga gimana-gimana juga nontonnya cuma ketawa aja. Mereka bergaya ala-ala James Bond dengan membawa pistol dan bergaya seperti agen rahasia tapi menurut gue aktingnya kurang klop aja gitu yah. Gue cuma teriak-teriak pas bagian Siwon sama Kyuhyun aja sih, maklum lah biased gitu kkk. Tapi, ini mungkin juga karena gue udah pernah liat cuplikannya sedikit-sedikit dengan berbagai komen dari beragam manusia. At least, konsep ini bagus dan beda aja dari yang tahun kemarin.

Tepat setelah penayangan full opening VCR, kita para penonton setia disuguhi dengan iklan tak berujung but untuk kali ini iklannya ga sebejibun iklan pas broadcast SMTOWN Jakarta yang rasanya pengen gue ledakin TV pas nunggunya saking lamanya hurrr. Iklan berakhir dan tiba-tiba muncul lah manusia jadi-jadian yang mulutnya berisik seberisik kaleng rombeng dan seriusan gue benci banget liatnya. Dan eng yeah, Chika Jesica yang kali ini jadi host. Sangat disayangkan sejujurnya, tidak adakah manusia yang lebih berkualitas selain dia? Oke, tapi setidaknya yang bisa diapresiasi dari manusia aneh ini adalah dia pake baju berwarna biru yang menurut gue belum cukup biru untuk disebut sapphire blue, tapi gapapa lah setidaknya dia udah usaha memuaskan kita para menonton di rumah kok :^)

agent Siwon


agent Kyuhyun

Cukuplah gue kesel dan kecewa dengan ga bisa nonton mereka langsung dan harus menelan ludah saat nonton host yang cantik itu (nyindir ceritanya) dan jangan bikin gue makin kesel. Tapi sayangnya sang promotor ini tak tahu apa yang saya rasa dan mereka sedikit yah bisa dibilang ngeliput kedatangan SJ entah dimana gue juga rada bingung. Itu semacam di MEIS tapi galaunya itu oppars masih pake baju yang mereka pake di airport. Masa iya langsung ke venue ga istirahat dulu? Mungkin itu hotel, tapi entahlah gue ga tau. Si host yang ga gue seneng itu ngeliat oppars dari deket. Pertama keluar, Hyukjae, Sungmin, mereka turun dengan santainya dan ga noleh kemana pun, fokus sama jalan mereka masing-masing dan melengos dengan elegannya. But, pas bagian Siwon keluar dengan jaket entah warna apa itu gue lupa, celana pendek, dan headphone yang masih menggantung di leher, dia mengeluarkan iPhone kesayangannya itu dan memotret seperti biasa. Apa yang dipotret? Si host menyebalkan itu. Dan dengan bangganya dia bilang, "Aku difoto Siwon!" dengan gaya sok imutnya ga bikin gue males banget. Oke, cukup tau aja gue Siwon foto dia. CUKUP!

Kaya di Seoul dan kota-kota lain yang udah disinggahi mereka. Konser dibuka dengan 'Mr. Simple'. Bayang-bayang oppa-oppa ini berhasil membuat gadis-gadis abege Indonesia berteriak histeris. Mereka pakai outfits yang menurut gue ala-ala pangeran atau apa gitu dengan aksen gold dan perlu diketahui bahwa cuma Choi Siwon yang fokus bajunya berwarna merah. Sebenernya sampe sekarang gue masih mikir, kayanya SM sering kasih Siwon baju yang beda sendiri dan dimaksudkan untuk lebih menjadi pusat perhatian selain wajah tampannya itu huh. Dan sebenernya juga, gue rada risih ngeliatnya dia pake baju lain sendiri gitu. Bukan merasa kalo Siwon istimewa, malah gue ngerasanya dia kaya dibedain gitu.



Interview
Seperti pada event-event sebelumnya, kali ini giliran Super Junior yang dapet jatah dan lagi-lagi yang menjadi penerjemah sekaligus host-nya adalah Oktiya, si penerjemah yang bikin para fangirl iri huhu. Dan, menurut gue pribadi sih dia cukup terkenal yah. Secara gitu yah dipake dimana-mana, nampang dimana-mana, ketemu siapa-siapa. Dan, because of her juga gue jadi envy pengen jadi translator dan akhirnya punya tekad buat masuk IU, Sastra dan Kebudayaan Korea. Amin, ya Allah ya Rabb, semoga bukan cuma mimpi ^^
Oktiya sang penerjemah yang terkenal ini 

Seperti biasa juga, interview dibuka dengan perkenalan para member yang pada kesempatan kali ini dimulai dari Ryeowook yang dengan imut dan cukup fasih bilang, "Nama saya Ryeowook. Aku kangen kalian sampai mati. Aku cinta kalian." abis itu dia sedikit ber-aegyo ria. Kemudian dilanjutkan 5 years old Lee Donghae yang bilang, "Nama saya Donghae. Aku cinta kalian." tapi pake kelibet di sana-sini gitu, sampai-sampai Ryeowook mukul dia. Ryeowook kelihatan bersemangat banget hari itu dan kayanya emang lagi good mood. Sedangkan Siwon dengan datar dan cool-nya cuma bilang, "Nama saya Siwon. Terima kasih." Itu juga yang dikatakan Sungmin namun wajahnya lebih manis dan imut dibanding Siwon yang datar itu hurr. Lain halnya Shindong yang dari tahun kemarin emang udah ketagihan 'Hatur Nuhun'. Sedangkan, uri evil magnae yang bikin gue galau beberapa jam sebelum broadcast tetep pakai gaya andalan dia yang sangat amat formal dalam memperkenalkan diri, "Selamat Malam. Nama saya Kyuhyun." Yang rada nyebelin itu Henry. Yang lain memperkenalkan diri pakai bahasa Indonesia dia dengan sok innocence-nya memperkenalkan diri, "Hello. My name is Henry" Abis itu tebar senyum sipit gitu deh. Zhoumi kelupaan. Perkenalan dia biasa banget cuma, "Nama saya Zhoumi." 

Setelah perkenalan, baru deh dimulai tanya jawab ini-itu, ga jauh beda sama interview-interview lainnya. Di sini ada para member seneng banget ngecengin Okti. Contohnya pas ditanya saat yang paling tidak terlupakan selama mereka jadi Super Junior itu apa, dan dengan santainya Shindong bilang, "Barusan. Ketika kamu bilang kamu menyukai Kyuhyun. Itu adalah saat yang tidak akan terlupakan bagi kami." Terus yang lain pada ketawa-ketawa gitu dan Kyu langsung menawarkan diri untuk pindah posisi tepat di sebelah Okti tapi sayangnya Shindong menolak dan bilang, "Kalau begitu kamu terlalu egois." Atau, yang ini pas Okti mau nanya pertanyaan selanjutnya dan kayanya dia semacam salah nyebut atau ga sengaja nyebut kata yang sependengaran gue "keurokuna" dan bikin oppars pada ketawa ngeledek gitu. Dan perlu kalian tahu, dari semuanya Shindong lah yang ketawanya paling puas ngecengin Okti. Ya Allah, kasian Okti di-bully, tapi gapapa deh, kapan lagi coba di-bully sama oppa-oppa ganteng macem gitu LOL

Ada lagi beberapa momen yang cukup menarik. Dan, lagi-lagi oppars ngecengin yang lain. Kali ini bukan Oktiya, tapi Sungmin. Ini akibat dari pertanyaan, "Siapakah di antara kalian yang paling fashionable?" Dan sontak semuanya langsung jawab, "Sungmin!" dengan semangatnya sambil senyum-senyum mencurigakan mengundang praduga. Pas ditanya kenapa, mereka bilang, "Karena Sungmin suka madukan hal-hal yang jarang dipakai orang lain dan juga gayanya selalu sama kemana pun ia pergi. Entah itu ke supermarket, bandara atau tempat lainnya. Ia tidak terlihat seperti idola karenanya." Lalu, mereka ketawa dengan puasnya. Sungmin cuma pasang tampang pasrah di-bully dari orang-orang jahat sekitarnya. Kasian deh ah kamu, sini aku puk puk dulu. Eaaa, kesempatan dalam kelebaran. 

Lain lagi pas ditanya siapa member dengan followers terbanyak. Yah, pada tau kali siapa pemegang rekor  ini. Dan, gue pas mereka ditanya ini rada kesel aja gitu abisan Siwon sok pura-pura ga tau dan ga mau jadi tersangka gitu deh. Minta tuduh banget! Dia cuma duduk lipet kaki, rada sok imut sih tapi sah aja dia ganteng, halal! Entah Shindong atau Kangin gue rada-rada lupa juga sih sebenernya, nyeletuk, "Sepertinya Siwon hidup dalam twitter." Dan dengan anggunnya laki delusional gue ini cuma senyum joker dan malah merendah gitu. Ya, lo tau kali Choi Siwon. "Sepertinya jika followers seluruh member disatukan, kami akan menjadi yang terbanyak." Yang lain setuju-setuju aja, manggut-manggut kaya ayam gitu. 

One more question yang dijadiin joke sama oppars. Okti nanya mengenai mereka yang sering bulak-balik luar negeri. Hyukjae lalu cerita ketika dulu dia baru-baru ke luar negeri, pas masih dukuh ceritanya dia suka telepon orangtuanya tepat ketika sampai di negara tujuan, misalnya dia lagi ga sempet orangtuanya yang telepon. Tapi, berhubung makin lama makin sering ke luar negeri buat cari segenggam uang dan juga mesin uang, mereka udah biasa dan udah nganggep para staff sebagai keluarga mereka. 
Terus Kangin tiba-tiba tanya ke Okti, "Bolehkah saya memanggilmu ibu?""Terlalu tua.""Apa? Kau bilang ibuku tua?"
Kaya sebelum-sebelumnya yang lain jadi ketawa. Mereka bercanda terus selama interview keliatan banget kalo mereka nyaman dan merasa dekat aja dan tentu aja mereka benar-benar lagi good mood. Buktinya, Ryeowook saking semangat dan senengnya yang lain ngecengin Okti dia sampai tepuk tangan dan bangkit dari duduknya. Duh, Ryeong kamu! /cubit/

Buat masalah press conference, kita cuma dikasih cuplikannya sedikit banget dan gue liat di situ ada Ikhsan Akbar yang seneng banget ngeblok orang yang mention di luar hari Senin-Selasa. Inget kak Suho jadinya >3< 

Masalah kostum lagi nih, gue rada ribet aja nih. Ah, lo mah ribet mulu Lan =_= Iya sih emang. Abaikan. Gue ribet nih liat Siwon pas Sorry Sorry. Gue tau dia tinggi, seksong dan model banget. Tapi itu baju yang dipakein ke dia itu kepanjangan banget sampe kelutut. Semacam daster tapi malah jadi jas ujan berhubung bahannya yang kalo kena sinar jadi menyilaukan duniamu. 


Setelah lagu keempat, Sorry Sorry dan kami kembali disuguhi iklan untuk kesekian kalinya, akhirnya si host jadi-jadian itu muncul lagi dengan narasinya tentang lagu berikutnya yang bakalan ditayangkan. "Lagu ini dinyanyiin Super Junior bareng sama seniornya TVXQ. Ya, Show Me Your Love. Lagu ini..." JEDER! Tiba-tiba lampu mati dalam seketika, gelap dalam sekejap. Menyebalkan. PLN ngajak berantem! Nyuruh tidur banget! Gue kesel karenanya sumpah gue kesel! Pas itu gue on typing summary buat nulis ini dan terpaksa banget gue lanjutin itu dan setelah cek sana-sini dan ternyata emang mati lampu dimana-mana. Lampu jalan mati. Semua gelap di tengah malam yang entah berbintang atau engga gue ga tau. Akhirnya gue tidur dengan keterpaksaan. Cerita berakhir sampai di sini, cerita cuma setengah. Menyedihkan. Cukup sekian terima kasih. Selamat menikmati. Sampai jumpa. 

Tapi dikit lagi nih... Dikiiit lagi.
Di sini gue sebagai ELF yang kecewa akibat tak bisa melihat sang idola langsung dari panggung akhirnya bisa dipuaskan dengan broadcast ini yang cukup berkualitas dan lebih baik dari broadcast SS4 Jakarta tahun lalu. Pertama, camera person-nya ini semacam tau apa yang gue pengen dan gue butuh gitu. Iya, dia nge-shoot muka Kyuhyun, Siwon, Kyuhyun, Siwon. Gue curiga apakah camera person ini adalah wonkyu shipper? Siapa tau?! /angkat bahu/ Kedua, gue cinta banget deh ini entah harus mencintai RCTI atau si adik dari Gramedia yang merupakan promotor event ini --DyandraEnt karena kebaikan hatinya untuk hanya menyediakan sedikit sekali iklan yang menyiksa batin dan jiwa. Yang terakhir, ini itu semacam paket komplit KFC yang ngeliput mulai dari para ELF abeje yang udah nunggu oppa-oppa-nya di bandara tapi malah mereka keluar lewat jalan kelinci dan akhirnya ga bisa ketemu dan nangis-nangis sampai poster yang dibawanya sobek. Terus, kedatangan Choi Siwon cs ke entah hotel atau venue yang bikin gue keki banget karena mesti took pic-nya si host yang ga banget itu. Interview, cuplikan presscon, dan akhirnya konsernya. Sangat memuaskan. Walaupun, gue beneran kesel sama pemilihan host-nya. Iya, mungkin tujuannya baik biar yang nonton juga semacam semangat gitu pas liat Chika di TV yang mandu tapi ke gue jatohnya malah ilfeel dan mau dae-eol kepala dia gitu. 

You Might Also Like

0 komentar